> Sky Blue Love <
Tap… Tap… Tap…
Suara sepatu Kibum yang bertemu
dengan permukaan trotoar menghasilkan bunyi yang lumayan keras. Wajahnya
terlihat murung. Padahal hari ini Super Junior tidak ada jadwal. Tiba-tiba..
“Heii bro.. How are you today??”
Heechul datang dari arah
belakang sambil memeluk pundak Kibum.
“Aissh… Apa-apaan sih? Lepasin
tanganmu hyung..!! Iiihhh….!” Kibum yang merasa risih dengan pelukan Heechul
berusaha untuk melepaskan diri.
“Hahahaha… reaksimu itu lucu…!
Makanya aku suka nge-jail-in kamu… hahaha..” Heechul tertawa keras.
Kibum hanya menatap hyung-nya
itu dengan tatapan kosong.
“Heii, wae gurro?
Gwenchanaseyo??” Heechul melambai-lambaikan tangannya didepan wajah Kibum.
“Haahh… Hyung… Aku gaallauuu…” Kibum
mulai berwajah Aegyo.
“Truss, gue musti koprol sambil
bilang WOW.. Gitu??!!” #LEBAY..!>.<
“Aisshh.. Gak segitunya juga
kaleee…” Kibum mulai ilfeel melihat hyung-nya yang satu ini.
“Hyung,, aku serius… maukah kau mendengar curhatku???” #NP:Vierra-dengarkan curhatku. -__-‘
“Hyung,, aku serius… maukah kau mendengar curhatku???” #NP:Vierra-dengarkan curhatku. -__-‘
“Jiahh,, kesempatan langka
nih.. Jarang loh maknae yang satu ini mau curhat.. Okehh maknae, apa yang ingin
kau katakan??” Heechul sangat antusias untuk mendengar curhatannya Kibum.
“Hmm, ga jadi ahh…”
“Eh?? WAE..????” Heechul
terlihat kecewa.
“Galauku hilang karena melihat
wajahmu,hyung…” kata Kibum datar.
“Nae maknae… Jangan membuat
hyung-mu ini penasaran dong..!! Ceritalaahh…” Heechul berusaha membujuk Kibum.
“Lain kali saja hyung..” kata Kibum
sebelum meninggalkan Heechul.
“Y-YAAA…!! Kibuuum…!!” Heechul
berteriak. Namun, namja yang dipanggilnya itu tetap berjalan tanpa
mempedulikannya. Beberapa langkah kemudian, Kibum sampai di mobilnya. setelah
membuka pintu dan duduk didalamnya, Kibum pun menyalakan mobil itu.
Dan
Bruumm…
Mobil Kibum memasuki jalanan
yang membelah kota Seoul yang pagi ini terlihat cerah karena hangatnya cahaya
pagi musim semi. Saat melewati sebuah taman bermain, Kibum menghentikan
mobilnya. Dia keluar dan berjalan menuju taman itu. Kibum memutari taman itu
dan setelah mendapatkan apa yang dicarinya, yaitu sepasang ayunan, Kibum duduk
disalah satu ayunan itu.
Kibum merogoh kantong
kemejanya, dan mengeluarkan sebuah sapu tangan berwarna biru muda. Di sudut
sapu tangan itu terdapat 3 buah huruf. S.Y.R. Shin YouRa. Nama yeoja yang
sangat dirindukan Kibum. Tiba-tiba saja, fikiran Kibum melayang ke waktu 15
tahun yang lalu. Saat dia masih belum mengetahui apa itu cinta.
**Flash Back**
“Kim-ah,,
kita bermain di taman itu yukk…” ajak seorang gadis kecil kepadanya.
“Ahh..
gak mau..! itu kan tempat bermain anak perempuan..” Kibum menolak ajakan gadis
kecil itu yang dia panggil Youra.
“Ayolah..!
anak laki-laki juga ada yang bermain disana loh..” Youra berusaha mengajak Kibum.
“Hmmm,,
baiklah… “ akhirnya Kibum pun mau ikut dengan Youra untuk ke taman itu.
Sesampainya
ditaman.
“Kim-ah,
kau mau bermain apa?” Tanya Youra padanya.
“Gak ah
Youra, aku melihat-lihat saja…” Kibum masih merasa malu bermain di taman itu.
“Hmm…” Youra
melihat-lihat apa yang permainan yang akan membuat Kibum senang, dia melirik ke
sepasang ayunan, lalu dia tersenyum.
“Ayo
kesana..!” Youra memegang tangan Kibum dan membawanya ke sepasang ayunan.
“Duduk
disini..!” kata Youra sambil mendorong tubuh Kibum untuk duduk di papan yang
melandasi tali ayunan. Dan setelah Kibum duduk, Youra mulai menarik dan
mendorong tali ayunan itu.
“Dorong
dan tahan dengan kakimu, Kibum,, aku akan ikut di sebelahmu..” Youra melepaskan
tali ayunan Kibum, dan dia berjalan kearah ayunan yang satunya lagi. Lalu dia
pun mulai ber-ayun seirama dengan ayunan Kibum.
Senyum Kibum
mengembang di wajahnya, bahkan sesekali dia tertawa kecil melihat Youra yang
sangat riang mendorong ayunan.
Mereka
sangat senang bermain ayunan itu, tanpa mereka sadari bahwa langit sudah
berwajah kuning.
“Youra,
kita pulang yuk.. sudah malam nih…” ajak Kibum.
“Hmm,,
baiklah.. ayo..!” Youra menggenggam tangan Kibum.
Kibum
terdiam melihat kelakuan Youra. Dia melihat tangannya yang sedang di genggam Youra.
Youra
hanya tersenyum “Sudahlah.. Ayo…! Jangan membuat eomma khawatir..” katanya
sambil menarik tangan Kibum.
Diperjalanan
pulang, tiba-tiba Kibum tersandung, dan terjatuh, lututnya terluka.
“Aduh..
lututku sakit..” kata Kibum mengaduh kesakitan.
“Ah,
kamu luka Kibum,” Youra merogoh sakunya, dan mengeluarkan sebuah sapu tangan
“Ini.. balut lukamu dengan ini…” katanya sambil memberikan sapu tangan itu
kepada Kibum.
“Nanti
sapu tanganmu kotor.. tidak usah Youra..” balas Kibum.
Tapi, Youra
tidak mendengarkan kata Kibum dan segera membalutkan sapu tangan itu ke lutut Kibum.
“Yaaaa…
Kotor deh sapu tanganmu.. hmm, besok aku kembalikan yaa, aku cuci dulu nanti..”
kata Kibum.
“Hmm,,
sebenarnya, ini hari terakhirku berada di Seoul, Kibum..” Youra menunduk.
“Ng??
maksudnya??” Kibum bingung dengan perkataan Youra.
“Ayahku
pindah tugas ke Amerika, dan kata mama, aku Youras ikut dengannya. Jadi mulai
besok aku pindah, aku akan tinggal di New York, Amerika…” Youra masih menunduk.
“Jangan
bercanda Youra.. Ini tidak lucu..!” Kibum tidak percaya kata-kata Youra.
Youra
mengadahkan wajahnya, dan tersenyum “Berjanjilah satu hal padaku Kibum,, jika
kau sudah berhasil mewujudkan impianmu untuk menjadi seorang aktor, kejarlah
aku ke Amerika, dan kembalikan sapu tangan ini padaku.. Aku akan menunggu hari
itu…”
Youra
memeluk Kibum dan berbisik pelan…
“Saranghaeyo…”
Lalu dia berlari menuju rumahnya, meninggalkan Kibum dengan tanda Tanya besar
di kepalanya.
**Flash Back End**
Dzziiiiiiiinnggg…
“Attention please, we’ll be
arrive at International Air Port New York… Please prepare your stavs.. thank’s
for your attention”
“Hooaahhmmm…” Kibum terbangun
dari tidurnya.dan merapikan ipod yang dimainkannya tadi.
Setelah turun dari pesawat
(pastinya menggunakan beberapa alat penyamaran), Kibum segera menuju pintu
keluar bandara. Disana, dia menaiki sebuah taksi dan memberikan alamat yang
didapatnya dari ahjumma nya Youra kepada sang sopir.
Diperjalanan, Kibum tak
henti-hentinya menatap sebuah foto. Foto itu sudah terlihat kusam, tapi wajah
yeoja yang ada di foto itu, bagi Kibum sangatlah bersinar. Hatinya sangat
senang, karena beberapa menit lagi, dia akan bertemu dengan yeoja itu. Senyum
terlukis indah di wajah Kibum.
“This is the address sir,”
Sopir taksi itu membuyarkan
lamunan Kibum.
“Oh.. thank you sir…” kata Kibum
sambil memberikan uang pembayaran yang tertulis di sebuah layar kecil di bagian
depan taksi. Kemudian dia turun dari taksi itu.
Kibum berdiri sambil menatap
sebuah rumah minimalis yang berada di hadapannya. Dia kemudian berjalan
mendekati pintu pagar rumah itu. Namun, saat hendak membukanya, Kibum mendengar
sebuah suara dari arah samping rumah. Suara yang sangat dia kenal. Spontan, Kibum
berlari ke sumber suara itu. Dan tampaklah sosok yang sangat dirindunya itu
sedang ber-ayun di sebuah taman kecil. Yeoja itu terlihat sangat menikmati
hembusan angin yang menerbangkan rambutnya yang panjang. Dia terlihat sangat
cantik. Kibum berjalan pelan ke arah yeoja itu.
Tiba-tiba…
“Kamu masih suka ayunan ya…”
kata Kibum sambil menutup mata Youra.
Youra terkejut. Dia berusaha
untuk melepaskan tangan Kibum dari wajahnya.
“Heii.. what are you doing?!!” Youra
berdiri dan melihat kebelakangnya.
“K-Kibum…???” Youra terpaku.
“Hari yang kau tunggu telah
datang,, aku sudah menemukanmu, Youra…” Kibum tersenyum.
Tess..
Air mata Youra terjatuh. Dia
segera memeluk Kibum untuk menyembunyikan tangisannya.
“Heii.. apa kau merindukanku??”
Kibum membalas pelukan yeoja itu.
“Kenapa kau baru mencariku
sekarang?! Bukankah sudah 5 tahun kau sukses menjadi aktor?! Kau tahu..!! aku
sangat merindukanmu.. aku menunggu kedatanganmu Kibum.. kau tidak menepati
janjimu..!!” isak Youra didalam pelukan Kibum.
“Mianheyo Youra… Sudahlah,
sekarang aku sudah disini.. Uljima..” Kibum menghapus air mata Youra
“Berhentilah menangis,, kau terlihat sangat jelek…” Kibum melepaskan pelukannya
dan mengacak rambut Youra sambil tertawa kecil.
“Babo…!!” Youra berteriak
sambil memukul-mukul pelan tubuh Kibum.
Kibum memegang kepala Youra,
dan…
Chuuup~
Kibum mengecup pelan bibir Youra.
Dan dia berbisik
“Nado saranghaeyo,,” Kibum
kembali memeluk Youra.
Youra tersenyum. Namja yang
ditunggunya selama 15 tahun, akhirnya menjadi milik Youra seutuhnya.
Kibum meraih tangan Youra, dan
menyisipkan sapu tangan berwarna biru muda. Sekarang, sapu tangan itu
bertuliskan 2 inisial. K.K.B © S.Y.R
BY : magnaeBlogger (@sylph3117)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar